Memulai pertemuan dengan kalimat yang tepat memberi kesan profesional dan membantu mencairkan suasana. Berikut contoh kalimat pembuka yang sering dipakai:
Jelas menyebutkan apa yang ingin dicapai sangat penting agar semua pihak berada pada pemahaman yang sama.
Berikut beberapa frasa yang cocok saat memperkenalkan tawaran atau proposal.
Respon yang sopan namun tegas dapat menjaga hubungan baik tanpa mengorbankan posisi Anda.
Jika ada hal yang belum jelas, gunakan pertanyaan yang langsung dan profesional.
Ungkapkan keberatan tanpa menyinggung perasaan pihak lain.
Kalimat ini membantu mengarahkan diskusi ke solusi win win.
Setelah mencapai kesepakatan, akhiri pertemuan dengan penegasan dan rasa terima kasih.
Berikut contoh percakapan antara dua pihak dalam sebuah meeting negosiasi.
A: Good morning, everyone. Shall we start with the agenda? B: Sure. Our main objective today is to discuss the pricing for the new software license. A: We can offer a 12 month subscription at $15,000, with a 5% discount if you commit to a two year term. B: That s a good start, but our budget only allows $13,000 for the first year. A: I understand. How about we keep the price at $15,000 but include additional training sessions at no extra cost? B: That adds value. Could you also extend the payment deadline to 45 days? A: Yes, we can accommodate a 45 day payment term. B: Great. Let s finalize the contract and I ll have my legal team review it by Thursday. A: Thank you. We ll send the revised agreement by tomorrow.
Dengan menguasai kalimat kalimat di atas, Anda akan lebih percaya diri dalam bernegosiasi menggunakan bahasa Inggris, baik secara tatap muka maupun melalui konferensi video. Selamat berlatih dan semoga setiap meeting menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan semua pihak!